SECEPATNYA JOKOWI HARUS BIKIN PERPRES PEMILIHAN KAPOLRI

RMOL. Permasalahan pemilihan Kapolri menjadi abu-abu lantaran tidak adanya aturan teknis dalam memilih Trunojoyo 1 itu.

Menurut praktisi hukum dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Andi Syafrani, presiden sebagai pemegang hak prerogatif seharusnya bisa membuat aturan main pemilihan Kapolri. Sebab, UU Polri sekarang hanya bersifat universal.

“Kita tahu UU hanya memberikan gambaran besar, dan tidak ada lagi aturan teknisnya, nah disinilah ruang pak Jokowi sebagai presiden membuat aturan teknisnya, yakni Perpres (Peraturan Presiden) pemilihan Kapolri,” ujar Andi dalam diskusi Perspektif Indonesia dengan topik ‘Susah-Gampang Cari Kapolri’ di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/6)

Lebih jauh Andi menambahkan, dengan tidak adanya aturan teknis dalam pemilihan Kapolri menjadi ruang gerak yang menonjol untuk memuluskan kepentingan politik. Padahal, papar Andi, masyarakat lebih menginginkan Polri bisa menjadi lembaga yang profesional, independen, bertanggung jawab dan bukan lembaga yang ikut terseret dalam politik praktis.

Menurutnya, dengan adanya aturan main pemilihan Kapolri yang dituangkan dalam Perpres bisa menjadi pertangungjawaban presiden di mata hukum. Di samping itu, lanjut Andi, presiden akan memiliki kapasitas yang lebih terlihat untuk menentukan keinginannya dalam menunjuk calon bintang empat di korps Bhayangkara.

“Kuncinya di tangan presiden sendiri, apa, bikin Perpres, saat ini secepatnya. Itu untuk memberikan dia pertangungjawaban hukum. Ini loh caranya, ada mekanismenya,” ujarnya.[wid]

 http://politik.rmol.co/read/2016/06/11/249547/Secepatnya-Jokowi-Harus-Bikin-Perpres-Pemilihan-Kapolri-

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>