Mahfud MD Tersandung Pemilukada Banten

emilukada Banten yang berlangsung pada 2011 menyisakan teka-teki. Pasalnya, mantan juru bicara pasangan Wahidin Halim-Irna Narulita, Ahmad Jazuli Abdillah, menuding mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud M.D., ikut mengatur putusan dalam gugatan yang diajukan oleh calon dari Partai Demokrat itu. Menurut Jazuli, mantan Menteri Pertahanan era Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu bertemu Ratu Atut Chosiyah di Gelora Bung Karno sehari sebelum putusan dibacakan.

Berang dituduh bermain mata dengan Atut, Mahfud melontarkan kata-kata yang sinis kepada Jazuli. Dalam seminar di Universitas Al-Azhar, Mahfud membalas tuduhan Jazuli dengan menyebut Jazuli sebagai orang tidak beriman dan kafir. “Majelis Hakim MK sudah memutuskan seminggu sebelumnya,” kilah Mahfud, Jumat pekan lalu.

Di hari yang sama, Mahfud juga langsung melaporkan Jazuli ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dengan sangkaan pencemaran nama baik dan fitnah. Selang tiga hari kemudian, giliran Jazuli balas memidanakan mantan anggota DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa itu, dengan pasal yang sama, yakni Pasal 310 dan 311 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Kuasa hukum Jazuli, Andi Syafrani membeberkan alasan pihaknya membawa Mahfud ke ranah hukum karena ucapan Mahfud telah menyinggung dan dinilai tidak sopan serta beretika. “Seakan-akan menyamakan Jazuli dengan binatang,” pungkasnya.

http://www.sindoweekly-magz.com/artikel/48/ii/30-januari-5-februari-2014/chronicle/380/mahfud-m.d-tersandung-pemilukada-banten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>